Dear All My Blog Reader,
Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kita dalam memperbaiki kondisi ekonomi kita. Seperti judul diatas, kita akan membahas tentang AFTA atau AFTA 2015.
Secara singkat, AFTA adalah singkatan dari ASEAN FREE TRADE AREA. Anda bisa bahasa Inggris? Kalau ga ngerti, bahasa Indonesianya bisa diartikan sebagai Perdagangan Bebas ASEAN. Dari sini, kita bisa renungkan, kalau kita tidak bisa berbahasa Inggris, dimanakah kita akan bertumpu, bahkan bahasa untuk komunikasi pun kita tidak menguasai.
Saya disini, hanya ingin share pendapat saya saja dan sedikit ingin memberikan solusi, dan lagi-lagi ini hanya menurut pendapat saya. Agar lebih enak dibaca, mungkin saya akan membuatnya menjadi poin-poin.
1. AFTA 2015, seperti namanya AFTA 2015, maka pada tahun 2015-lah AFTA akan diberlakukan. Pertanyaan saya, kenapa ini belum disosialisasikan? Padahal pilpres aja bisa disosialisasikan dengan cukup mudah, mengapa AFTA tidak disosialisasikan? Padahal banyak web web yang bisa dijadikan media untuk sosialisasi. Saya pribadi sangat kecewa akan hal ini.
2. Yang saya tau pasti, apalagi sehabis baca-baca tentang AFTA di web-web lain, secara ringkas bisa dismpulkan bahwa rakyat Indonesia masih kurang kompetensinya untuk menghadapi AFTA ini. Tidak hanya dari segi keahlian, segi pendidikan, segi produksi, infrastuktur dll pun Indonesia masih sangat kurang.
3. Sebuah solusi juga disarankan di web-web lain, yaitu untuk MENCINTAI PRODUK DALAM NEGERI. Memang secara tampilan dan kualitas produk dalam negeri masih kurang. Akan tetapi itulah yang akan mengkontribusi untuk kestabilan ekonomi dalam negeri. Suatu harga barang kebutuhan ditentukan, adalah bukan hanya karena berapa biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang tersebut, namun banyaknya permintaan dengan supply barangnya pun berpengaruh (its complicated).
4. Praktek bisnis dan birokrasi yang bersih pun sangat berpengaruh. Semakin rumit birokrasi, maka akan semakin terhambat suatu bisnis untuk dijalankan.
5. Solusi lain adalah dengan meningkatkan ekspor. Kondisi ekspor Indonesia sekarang masih lebih rendah dari impor, untuk itu, itu harus diperbaiki. Itu karena yang kita ekspor adalah barang mentah, padahal kalau kita sendiri yang mengolah dan memproduksi, tiangkat ekspor kita akan meningkat, impor menurun, dan harga jual barangnya pun meningkat. Sehingga ekonomi masyarakat akan mejadi lebih baik.
Thanks, Girl on Moved.
Bella
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar