Rabu, 04 Mei 2016

Cara Mencairkan Jamsostek



Berikut ini adalah cara pencairan Jamsostek berdasarkan pengalaman saya sendiri, semoga bisa membantu.

1.     Ambil formulir di  kantor Jamsostek (kantor di Palembang, ada di seberang RS Charitas). Disana Anda diwajibkan menunjukan kartu Jamsostek Ketenagakerjaan (Note : Bukan kartu BPJS Kesehatan) dan KTP Asli.
2.     Tanyakan dokumen apa saja yang harus Anda penuhi jika Anda sudah pensiun (tidak bekerja lagi) dan jika Anda masih bekerja, dokumennya akan berbeda. (dokumen untuk yang sudah tidak bekerja lagi : fotokopi KTP, KK, Kartu Jamsostek, Surat Keterangan Pengalaman Kerja, dan Surat dari perusahaan ke DepNaKer. Fotokopilah masing-masing min.2 lembar – ini akan berguna pada saat pencairan di  bank).
      Perhatikan cap tanggal di formulir yang Anda minta. Apabila Anda baru bisa melengkapi dokumennya besok, silahkan minta formulir dengan cap tanggal besoknya.
Setelah formulir diisi dan dokumen lengkap, datanglah lagi ke konter penyerahan formulir (kalau di Palembang, tempatnya bersebelahan dengan pengambilan formulir).
Pada saat Anda mengumpulkan formulir Anda biasanya staff disana akan memutuskan kalau pencairan Anda akan melalui jalur transfer atau cash. Kalau transfer maka Anda akan diwajibkan untuk menuju ke Bank yang sudah bekerja sama seperti BRI, BNI, dan Mandiri. Penulis sendiri kemarin dirujuk ke BRI, karena tidak mempunyai rekening tabungan disana, maka penulis diwajibkan untuk membuka account disana. Apabila Anda sudah punya rekeningnya, silahkan tinggal diisi saja nomor rekeningnya di formulir.
Apabila cash, kemungkinan akan diurus di dalam kantor Jamsostek itu sendiri. Pilihlah dengan hati-hati nama Bank dan Cabang mana yang Anda pilih, karena staff mereka akan menulisnya di bagian atas formulir, sehingga apabila tidak sesuai dengan tulisan rujukan tersebut, maka permintaan Anda tidak akan diproses.
Setelah memilih nama Bank dan cabang mana, silahkan ditunggu saja, dananya akan ditransfer ke rekening Anda.

0 komentar:

Posting Komentar