Berikut ini adalah cara pencairan Jamsostek berdasarkan
pengalaman saya sendiri, semoga bisa membantu.
1. Ambil formulir di kantor Jamsostek (kantor di Palembang, ada di
seberang RS Charitas). Disana Anda diwajibkan menunjukan kartu Jamsostek
Ketenagakerjaan (Note : Bukan kartu BPJS Kesehatan) dan KTP Asli.
2. Tanyakan dokumen apa saja yang harus Anda penuhi
jika Anda sudah pensiun (tidak bekerja lagi) dan jika Anda masih bekerja,
dokumennya akan berbeda. (dokumen untuk yang sudah tidak bekerja lagi :
fotokopi KTP, KK, Kartu Jamsostek, Surat Keterangan Pengalaman Kerja, dan Surat
dari perusahaan ke DepNaKer. Fotokopilah masing-masing min.2 lembar – ini akan
berguna pada saat pencairan di bank).
Perhatikan cap tanggal di formulir yang Anda
minta. Apabila Anda baru bisa melengkapi dokumennya besok, silahkan minta
formulir dengan cap tanggal besoknya.
4 Setelah formulir diisi dan dokumen lengkap,
datanglah lagi ke konter penyerahan formulir (kalau di Palembang, tempatnya
bersebelahan dengan pengambilan formulir).
5 Pada saat Anda mengumpulkan formulir Anda
biasanya staff disana akan memutuskan kalau pencairan Anda akan melalui jalur
transfer atau cash. Kalau transfer maka Anda akan diwajibkan untuk menuju ke
Bank yang sudah bekerja sama seperti BRI, BNI, dan Mandiri. Penulis sendiri
kemarin dirujuk ke BRI, karena tidak mempunyai rekening tabungan disana, maka
penulis diwajibkan untuk membuka account disana. Apabila Anda sudah punya rekeningnya, silahkan tinggal diisi saja nomor rekeningnya di formulir.
6 Apabila cash, kemungkinan akan diurus di dalam
kantor Jamsostek itu sendiri. Pilihlah dengan hati-hati nama Bank dan Cabang
mana yang Anda pilih, karena staff mereka akan menulisnya di bagian atas
formulir, sehingga apabila tidak sesuai dengan tulisan rujukan tersebut, maka
permintaan Anda tidak akan diproses.
7 Setelah memilih nama Bank dan cabang mana,
silahkan ditunggu saja, dananya akan ditransfer ke rekening Anda.

0 komentar:
Posting Komentar